Tugas 4

14 Apr

Pembiayaan Sektor Mikro dan Pembiayaan Corporate

Pengertian pembiayaan selalu berkaitan dengan aktivitas bisnis atau lingkup perkonomian. Pembiayaan atau financing adalah pendanaan yang diberikan oleh suatu pihak kepada pihak lain untuk mendukung investasi yang telah di rencanakan.

Pembiayaan sektor mikro:
Pembiayaan sektor mikro mempunyai Tujuannya untuk menganalisis pasar beserta mekanismenya yang membentuk harga relatif kepada produk dan jasa, dan alokasi dari sumber terbatas di antara banyak penggunaan alternatif.

Pembiayaan Corporate:
Pembiayaan corporate merupakan badan usaha yang melaksanakan kegiatan usaha dari lembaga pembiayaan. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan & memaksimumkan kekayaan pemilik
Di Indonesia,pembiayaan corporate pada umumnya menggabungkan ketiga bidang usaha yaitu : sewa guna usaha, ajak piutang,dan kartu kredit ,menjadi satu perusahaan. Pembiayaan corporate yang umumnya berusaha kebih dari satu jenis usaha pembiayaan .itu semua sering disebut dengan perusahaan multifinance.

Manakah dari kedua pembiayaan tersebut yang lebih menguntungkan?
Dari ke-dua pembiayaan tersebut yang lebih menguntungkan adalah Pembiayaan Sektor Mikro, karena sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pelaku usaha mikro, kalau kita bisa meningkatkan performance mereka. Mereka dapat keuntungan, secara tidak langsung kita ikut meningkatkan perekonomian Indonesia. Karena efek multiplayernya lebih cepat dibandingkan dengan memberi pembiayaan kepada sektor besar. Pengalaman dari krisis bangsa Indonesia yang berhasil bertahan bahkan tumbuh dengan baik adalah Sektor Mikro.

Dari kedua Pembiayaan diatas terdapat tantangan / kendala yang dialami:
-Tantangan untuk Pembiayaan Sektor Mikro seperti
A. Terbatasnya sumber dana untuk jangka panjang
B. Kerugian apabila usaha kecil yang diberikan dana tidak terlihat performace nya, dan
C. Apabila pembiayaan nya tidak mengenali karakteristik dari sektor pasar.

-Tantangan untuk Pembiayaan Corporate
Kemungkinan resiko yang sering sekali terjadi pada sistem pembelian secara kredit, adalah pelunasan hutang lebih awal (prepayment) atau konsumen gagal bayar (default) . Kedua hal ini menyebabkan arus kas (cash flow) pengembalian pinjaman tidak sesuai perjanjian sedangkan Bila terjadi pelunasan lebih awal (prepayment) maka perusahaan pembiayaan akan menanggung biaya pinjaman (bunga) sementara kredit yang disalurkan dilunasi sebelum jangka waktu kreditnya berakhir, sehingga ada dana yang tidak terpakai (idle) dimana bunga pinjaman kepada pihak lainnya terus berjalan sehingga tidak berdampak baik juga terhadap perusahaan pembiayaan.

sumber:
http://eva-beatrice.blogspot.com/2012/04/tugas-4.html
http://islamicmicrofinance.blogspot.com/2010/04/skim-pembiayaan-mikro-pertanian-syariah.html?zx=9004288b27e9ff3d#uds-search-results
http://www.yurieka/ kurniyati.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: